Kutacane, –
Ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Provinsi Aceh, (Pajri Gegoh Selian), kini angkat bicara terkait ucapan Ketua LSMLIRA INDONESIA saat melakukan aksi damai didepan Mapolres Aceh Tenggara, Selasa (28/10/2025).
Gegoh Selian sangat mengecam keras atas ucapan yang dilontarkan oleh Ketua LSMLIRA INDONESIA (Fazriansyah), saat melakukan aksi damai didepan gedung Polres Agara, terkait peredaran Narkoba di wilayah hukumnya. Dimana Fazriansyah menuntut agar Polres Aceh Tenggara, “Jangan main-main dalam peredaran Narkoba, jangan ada oknum Polres Agara menerima setoran dari para Bandar Narkoba,” tegas Fazriansyah.
“Gegoh Selian menirukan orasi Ketua LSMLIRA INDONESIA, dimana dia menyebutkan bahwa ada oknum wartawan dan LSM menerima setoran dari Bandar Narkoba, jadi mulai hari ini, kami minta tolong hentikan…Tolong hentikan mulai hari ini, kami tau dan kami sudah kantongi bukti-bukti oknum wartawan dan LSM yang menerima setoran dari Bandar Narkoba,” jelas Fazriansyah dengan semangat yang tegas dalam penyampaian orasinya.
Menyikapi ucapan tersebut, “Saya ketua LSM Penjara Provinsi Aceh, (Pajri Gegoh Selian), sangat mengecam keras, ia meminta kepada Ketua LSMLIRA INDONESIA agar dapat membuktikan ucapannya tersebut, jika memang dia sudah memegang bukti kalau ada oknum wartawan dan LSM yang menerima setoran dari Bandar Narkoba, tolong tunjukkan dan tolong buktikan, terkait ucap tersebut, siapa oknum wartawan dan LSM yang menerima setoran dari Bandar Narkoba, jangan ketua LSMLIRA INDONESIA , melontarkan ucapan seperti itu, bila ada oknum wartawan dan LSM menerima setoran, buktikan siapa yang menerima setoran, jangan menjatuhkan citra wartawan maupun LSM,” tegas Pajri Gegoh Selian.
Lebih lanjut Gegoh Selian menegaskan, “Saya minta kepada Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya pihak Polres Aceh Tenggara, agar secepatnya memanggil Ketua LSMLIRA Indonesia, untuk menunjukkan bukti terhadap ucapannya dalam orasi yang menyebutkan bahwa ada oknum wartawan dan LSM yang menerima setoran dari Bandar Narkoba, jadi sekali lagi saya minta agar APH dapat meminta bukti yang akurat atas ucapan Ketua LSMLIRA Indonesia tersebut, ucapan tersebut sangat menjatuhkan citra kami selaku wartawan dan LSM,” tegas Gegoh Selian.
Pajri Gegoh juga menjelaskan, “Saya sangat apresiasi terhadap rekan-rekan LSM yang melakukan orasi didepan gedung Mapolres Aceh Tenggara tersebut, apa lagi yang mereka suarakan untuk memberantas Narkoba, artinya mereka sangat peduli terhadap generasi penerus bangsa kita, jadi kita sangat apresiasi hal itu, cuma jangan lah melemahkan citra wartawan dan LSM yang lain, bila memang benar ucapan Ketua LSMLIRA INDONESIA, menyebut ada oknum wartawan dan LSM menerima setoran dari Bandar Narkoba, tolong buktikan, itu aja, bila beliau tidak bisa membuktikan atas ucapannya tersebut, kita akan coba melakukan somasi nantinya, setelah itu kita akan tempuh jalur hukum bila beliau tidak bisa membuktikan ucapannya tersebut, karena ini sangat mencoreng nama baik Wartawan dan LSM,” tutup Pajri Gegoh .
Tempat terpisah, saat awak media melakukan konfirmasi kepada Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kabupaten Aceh Tenggara, (Sumardi), terkait ucapan Ketua LSMLIRA Indonesia, yang dalam orasinya menyebutkan bahwa ada oknum wartawan dan LSM menerima setoran dari Bandar Narkoba, Sumardi menyebutkan “jika memang ada bukti yang jelas terkait apa yang disampaikan oleh Ketua LSMLIRA Indonesia saat menyampaikan orasi didepan Gedung Mapolres Aceh Tenggara tersebut, silahkan saja laporkan pada pihak yang berwajib, siapa oknum wartawan dan LSM tersebut,” jelas Sumardi pada media ini melalui sambungan telpon via aplikasi WhatsApp.
Ketua LSMLIRA Indonesia (Fazriansyah) terkesan bungkam saat dikonfirmasi oleh awak media, terkait dengan ucapannya saat berorasi yang menyebutkan ada oknum Wartawan dan LSM menerima setoran dari Bandar Narkoba.










