ACEH TENGGARA, –
Gedung megah Polres Aceh Tenggara, kini menjadi sorotan publik setelah terlihat gelap gulita tanpa cahaya saat terjadi pemadaman listrik pada Jumat, (22/5/2026), sekira pukul 19:25 wib malam hari.
Kondisi tersebut memicu berbagai pertanyaan dari masyarakat saat melintasi gedung tersebut, mengingat kantor kepolisian merupakan salah satu fasilitas pelayanan publik yang dinilai seharusnya memiliki kesiapan cadangan listrik seperti genset untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Sejumlah warga menuding gedung megah tersebut seolah-olah tidak memiliki anggaran untuk pengadaan mesin genset. Bahkan, masyarakat menilai para pejabat di lingkungan Polres terkesan tutup mata tanpa adanya kebijakan serius dalam penyediaan fasilitas pendukung kelistrikan demi menjaga pelayanan dan keamanan tetap berjalan saat listrik padam.
“Kalau kantor pelayanan publik sampai gelap total saat mati lampu, tentu masyarakat bertanya-tanya. Seharusnya ada langkah antisipasi,” ungkap salah seorang warga.
Keberadaan genset dinilai penting bagi instansi vital, terutama untuk mendukung operasional pelayanan, penerangan, hingga sistem keamanan ketika terjadi gangguan listrik. Sejumlah instansi pemerintah di berbagai daerah diketahui telah menyiapkan genset sebagai langkah antisipasi saat pemadaman listrik terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Aceh Tenggara, terkait kondisi gedung yang gelap gulita tersebut maupun soal pengadaan genset di lingkungan kantor kepolisian itu.










