Aceh Tenggara, –
Dua hari jelang pergantian Tahun 2025, H.M. Salim Fakhry, SE, MM, selaku Bupati Aceh Tenggara, resmi membongkar kabinet sebelumnya.
Dalam pelantikan tersebut, turut hadir wakil Bupati Aceh Tenggara, Dr Heri Al Hilal, Ketua DPR Kabupaten Aceh Tenggara, “Deni Febrian Roza”, Kapolres Aceh Tenggara, “Yulhendri”, Dandim 0108/Agara (mewakili), beserta para asisten dan staf ahli. Bupati Aceh Tenggara, “M Salim Fakhry”, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 58 pejabat administrator dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, pada Senin (29/12), di Oproom Sekdkab setempat.
Dalam pelantikan tersebut, ada 37 Kepala Sekolah tingkat TK, SD, dan tingkat SMP. Selain pelantikan kepala sekolah, Bupati Aceh Tenggara, juga melantik sebanyak 18 Kepala Puskesmas, serta 3 pejabat administrator di ruang lingkungan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Sahudin Kutacane dengan hari dan waktu bersamaan.
Selama Bupati M Salim Fakhry dan Wakil Bupati Dr Heri Al Hilal menjabat sebagai Bupati Aceh Tenggara, pelantikan ini salah satu pelantikan perdana yang dilakukan oleh Bupati Aceh Tenggara, hingga dalam sambutannya, M Salim Fakhry menjelaskan, dimana pelantikan pejabat bukanlah agenda berbasis seremonial semata, melainkan bahagian yang strategis buat penataan organisasi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Pelantikan yang dilakukan bukan seremonial, pelantikan ini sebagai langkah strategis buat penataan organisasi untuk mampu menjawab tantangan terhadap pembangunan yang semakin kompleks”, jelas orang nomor satu di Kabupaten Aceh Tenggara, (M Salim Fakhry).
Lebih lanjut, M Salim Fakhry menegaskan, “Untuk rotasi dan mutasi jabatan itu merupakan hal yang wajar dalam dinamika pemerintahan daerah, sekaligus sebagai upaya penyegaran organisasi untuk meningkatkan efektivitas kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya lagi.
Salim Fakhry juga berharap, “Kepada pejabat administrator dan fungsional yang baru dilantik, agar mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” mari jalankan tugas dan fungsi masing-masing untuk bisa membawa Aceh Tenggara menjadi lebih baik lagi, sesuai dengan semboyan “Perbaikan”, sebutnya dengan tegas.
Dalam kesempatan tersebut, M Salim Fakhry, juga berharap agar Inspektorat, BKPSDM, serta OPD terkait untuk secepatnya melakukan proses serah terima jabatan, paling lambat dua hari setelah pelantikan, guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif tanpa hambatan administratif.
“Saya minta serah terima jabatan segera dilaksanakan, paling lambat dua hari setelah pelantikan ini,” ungkapnya dengan nada yang sedikit tegas.










