“Banjir Berangsur Surut”, Personel Polsek Lawe Alas Lakukan Kerja Bakti

banner 120x600
banner 468x60

Aceh Tenggara, –

Pasca terjadinya banjir dan banjir bandang pada, Kamis (27/11/2025) di Kabupaten Aceh Tenggara, hingga merendam 16 kecamatan yang ada di kabupaten setempat.

Banjir yang melanda kabupaten Aceh Tenggara, melainkan ratusan rumah warga yang terendam banjir, banyak juga rumah warga yang dibawa arus sungai, beberapa jembatan putus total, banyak fasilitas umum yang hancur, bahkan ada juga korban jiwa dalam musibah banjir dan banjir bandang yang melanda Tanoh Alas metuah.

Polisi Sektor (Polsek) Lawe Alas, pada Jum’at (5/12), kini mulai bergerak untuk melakukan kerja bakti terhadap korban banjir yang berada di Desa Salim Pinim 1(satu), kecamatan Tanoh Alas, kabupaten Aceh Tenggara. Kehadiran Personil Polsek Lawe Alas ditengah-tengah warga, dipimpin langsung oleh Kapolsek Lawe Alas, “Iptu Djuliar Yousnaidi”, dan mengerahkan beberapa personilnya.

Iptu Djuliar Yousnaidi, kepada awak media Jurnalis.Online, pada Jum’at, (5/12/2025), melalui sambungan telepon via aplikasi WhatsApp menyebutkan, sebelumnya, personil Polsek Lawe Alas, telah melakukan kerja bakti bersama warga desa Darul Amin, kecamatan Lawe Alas, juga membersihkan lumpur dan sampah-sampah di beberapa rumah warga Darul Amin, agar masyarakat dapat terjauhkan dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh air yang berlumpur.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat melanjutkan kegiatan kerja bakti bersama-sama dengan masyarakat di kecamatan Tanoh Alas, tepatnya di Desa Salim Pinim 1 (satu), untuk bekerja sama membersihkan lumpur yang masuk kedalam rumah warga, bahkan membersihkan samah-sampah yang ada,” sebutnya.

Lebih lanjut, Iptu Djuliar Yousnaidi menjelaskan, kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk wujud empati kami terhadap masarakat, dengan melakukan kerja bakti terutama di rumah warga yang terdampak banjir. Dimana saat ini banjir telah berangsur surut namun di lokasi banjir masih banyak menyisakan lumpur dan sampah yang harus sesegera mungkin untuk kita bersihkan, agar tidak menimbulkan penyakit.

“Iptu Djuliar Yousnaidi juga menambahkan, kerja bakti ini akan terus kami lakukan agar masyarakat dapat merasa nyaman dan terjauhkan dari penyakit yang disebabkan oleh banjir dan lumpur, dimana air bercampur lumpur dapat menyebabkan penyakit kulit, bahkan sampah-sampah juga membawa penyakit, dari itu kerja bakti ini akan tetap rutin kami lakukan hingga warga setempat dapat melaksanakan aktivitas mereka dengan nyaman,” tambahnya.

 

banner 325x300
Penulis: Angah SelianEditor: Winna Hutagaol