Jatuh Dari Lantai 12, ASN BPN Nias Diduga Menjadi Korban Pembunuhan Di Medan

banner 120x600
banner 468x60

MEDAN, –

Warga sekitar dan penghuni Apartemen Skyview Setiabudi di Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, dibuat geger pada Jumat pagi kemarin. Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di area halaman apartemen tersebut, diduga jatuh dari lantai 12 gedung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, korban berinisial AL (27 tahun), yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Tubuh korban ditemukan oleh warga pada Jumat, 10 Juli 2026 sekira pukul 05.00 WIB. Dari pengamatan di lokasi, seluruh tubuh korban tampak bersimbah darah, dengan kondisi kaki kanan terputus hingga mendekati bagian lutut.

Sampai saat ini, kematian korban dinilai tidak wajar dan diduga merupakan akibat tindak pidana pembunuhan. Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi penemuan mayat untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Tim gabungan yang terdiri dari Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan beserta Unit Reserse Kriminal Polsek Sunggal, didukung Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polrestabes Medan, telah turun ke lokasi guna melakukan penyelidikan mendalam. Berdasarkan informasi yang berkembang, petugas juga telah bergerak ke arah Kabupaten Karo untuk menelusuri jejak diduga pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Herman Sentosa, ketika dikonfirmasi awak media membenarkan keberadaan pihaknya di lokasi.
“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait temuan mayat di Apartemen Skyview Setiabudi. Segera setelah itu kami turun ke TKP bersama tim dari Polrestabes Medan dan Tim Inafis. Saat ini penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kejadian serta motif di balik kematian korban,” ujar Herman, Sabtu (11/7).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lengkap dari pihak kepolisian terkait identitas pelaku maupun rincian kronologi kejadian. Awak media akan terus memantau perkembangan penyelidikan ini.

banner 325x300
Penulis: Gl. ZebEditor: Winna Hutagaol