Nias Selatan, –
Pemerintah dan masyarakat desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, akan menggelar Bawomataluo Expo IV bertema Gema Budaya Hilifamaedodano pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Halaman Ewali Sawolo, desa Bawomataluo.
Kegiatan budaya tahunan tersebut menjadi ajang pelestarian sekaligus promosi kekayaan adat dan budaya Nias melalui berbagai pertunjukan seni tradisional, atraksi budaya, serta pameran produk unggulan masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana Bawomataluo Expo IV, Ariston Manao, mengatakan expo tersebut merupakan komitmen bersama untuk menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda dan wisatawan.
“Bawomataluo Expo IV bukan sekadar perayaan budaya, tetapi menjadi wujud tanggung jawab kita bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan leluhur. Kami berharap masyarakat, tamu undangan, maupun wisatawan dapat hadir untuk menyaksikan kekayaan budaya Nias yang kita miliki,” kata Ariston Manao.
Selama sepekan penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhi beragam pertunjukan budaya khas Nias, kesenian tradisional, serta pameran hasil kerajinan dan produk unggulan masyarakat yang mencerminkan potensi ekonomi kreatif daerah.
Menurut Ariston, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah sekaligus meningkatkan daya tarik sektor pariwisata di Kabupaten Nias Selatan.
“Mari kita jaga bersama warisan budaya kita agar tetap hidup dan menjadi kebanggaan bersama. Kehadiran masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya Nias,” ujarnya.
Melalui tema Gema Budaya Hilifamaedodano, Bawomataluo Expo IV diharapkan menjadi ruang silaturahmi budaya, memperkuat identitas masyarakat Nias, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui promosi destinasi wisata dan produk unggulan yang dimiliki Desa Bawomataluo.










