HUMBAHAS, –
Geosite Sipinsur, Kabupaten Humbang Hasundutan, menjadi pusat perhatian nasional. Ribuan anggota komunitas Panther Mania Indonesia (PMI) dari berbagai penjuru provinsi memadati destinasi unggulan kawasan Danau Toba ini dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-17, Sabtu (4/7/2026).
Mengusung tema “1000 Tenda di Geosite Sipinsur”, kegiatan ini dihadiri lebih dari 2.000 peserta beserta keluarga. Secara resmi dibuka oleh Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan Panther Mania Indonesia menjadikan Humbang Hasundutan sebagai tuan rumah perayaan ke-17. Menurutnya, momen ini adalah peluang emas untuk memperkenalkan pesona Geosite Sipinsur yang menawarkan keindahan Danau Toba, hamparan hutan pinus, serta udara sejuk yang khas.
“Kehadiran kalian bukan hanya mempererat persaudaraan komunitas, tetapi juga membawa dampak nyata bagi ekonomi masyarakat dan promosi pariwisata daerah. Mari nikmati alam, budaya, dan kuliner khas Batak, serta jadikan pengalaman ini sebagai cerita indah yang kalian bagikan ke seluruh penjuru negeri,” ujar Bupati.
Ketua Umum Panther Mania Indonesia, Djoko Sealend, melaporkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan usia organisasi, melainkan wadah memperkuat solidaritas sekaligus berbagi manfaat lewat kepedulian sosial. Rangkaian acara meliputi: baksos, berkemah massal, pentas seni, hiburan rakyat, hingga promosi potensi wisata daerah.
“Kami ingin membuktikan bahwa komunitas otomotif bisa bersinergi positif dengan alam dan masyarakat. Semoga kehadiran kami membawa berkah bagi Humbang Hasundutan,” tambah Djoko.
Upacara pembukaan ditandai dengan pemotongan tumpeng, pertukaran cenderamata berupa ulos dan plakat, penandatanganan komitmen bersama, serta pemukulan gondang. Sebagai bentuk penghormatan, Ketua Umum PMI menyematkan Baju Kehormatan dan menetapkan Bupati Oloan P. Nababan sebagai Anggota VVIP Panther Mania Indonesia.
Turut hadir dalam acara Anggota DPRD Jamonang Nababan, Asisten Pemkab Sabar H. Purba, Kepala Dinas Parpora Dina Simamora, serta jajaran pejabat dan tokoh masyarakat setempat.










