Humbahas, –
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menggelar Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (22/6/2026).
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, yang diwakili Kepala BKPSDM Benyamin Nababan, membacakan sambutan Bupati bahwa seluruh peserta orientasi merupakan individu-individu terbaik yang telah melewati berbagai tahapan seleksi. Karena itu, para PPPK diharapkan mampu menunjukkan profesionalisme, integritas, menjaga sikap, dan marwah Kabupaten Humbang Hasundutan, baik saat menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Orientasi ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter ASN yang berlandaskan nilai-nilai dasar, etika pemerintahan, dan budaya kerja yang profesional. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, struktur organisasi dan tata kerja, manajemen kepegawaian, penilaian kinerja, serta pengenalan terhadap unit kerja masing-masing.
Bupati juga menekankan bahwa keberadaan PPPK diharapkan mampu mendukung terwujudnya pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi Kabupaten Humbang Hasundutan, yaitu Membangun Masyarakat Adil, Makmur, Lestari dan Berkeadaban.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Humbang Hasundutan Benyamin Nababan dalam laporannya yang dibacakan Kabid Pengembangan, Penilaian Kinerja Aparatur dan Disiplin Barneges Sihombing, menjelaskan bahwa orientasi PPPK merupakan tahapan penting dalam proses pengembangan kompetensi dan pembentukan karakter ASN.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan membekali para PPPK dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang diperlukan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai dasar ASN, etika pemerintahan, serta tanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Orientasi diikuti oleh 193 peserta yang terdiri dari 179 tenaga guru dan 14 tenaga kesehatan hasil pengangkatan tahun 2025. Seluruh peserta dibagi ke dalam lima angkatan dan mengikuti pembelajaran secara daring selama 16 jam pelajaran.










