Dinkes Gandeng IDI Cek Kesehatan Warga Yang Terdampak Banjir

banner 120x600
banner 468x60

Aceh Tenggara, –

Rosita Astuti S.SiT, M.Kes, selaku Kadis Kesehatan (Kadiskes), beserta Ketua IDI mengatakan untuk memastikan kesehatan warga. Pihak Dinas Kesehatan bersama IDI akan menyisir seluruh rumah untuk mengecek kesehatan warga.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah mengikuti rapat persiapan Pemkab dan jajarannya di Oproom Setdakab setempat, pada Sabtu (6/12), dalam rangka menggelar gotong royong massal ke lokasi terdampak banjir untuk esok hari, Minggu (7/12).

Rosita Astuti menjelaskan pada awak media Jurnalis.Online, pihaknya bersama IDI akan mendatangi secara door to door kerumah warga, untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan mereka pasca banjir. Jajaran Dinas Kesehatan Aceh Tenggara akan  terus tetap berupaya semaksimal mungkin demi menjaga kesehatan masyarakat yang dilanda banjir dan banjir bandang, bahkan titik fokus utama warga yang tinggal di posko pengungsian selama ini.

Dinas kesehatan akan memastikan jika stok obat selalu tersedia di seluruh posko kesehatan, bahkan untuk stok obat akan kita tambah. Dimana dalam waktu dekat stok obat dari provinsi dan pusat akan sampai, yang mana saat ini sudah dalam perjalanan bahkan untuk tambahan stok kantong mayat pun sudah kita usulkan,” pungkasnya.

Lebih lanjut Rosita Astuti menyebutkan, “Untuk tenaga medis yang bertugas diposko kesehatan Jambur Lak Lak, Kecamatan Ketambe yang salah satunya lokasi terdampak banjir yang paling parah, kami akan menambah tim media dari pegawai Puskesmas yang tidak terkena dampak banjir,” sebutnya lagi.

“Kami dari Dinas kesehatan kabupaten Aceh Tenggara, akan selalu berupaya dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal, kami tetap fokus agar jangan ada sempat warga tidak terlayani, lebih lebih yang terkena dampak,” bebernya.

Masih dari Rosita Astuti, dampak dari banjir dan banjir bandang, kita khawatir jika masyarakat rentan diserang berbagai macam penyakit, seperti ISPA, diare, gatal- gatal, batuk, luka, hipertensi hingga demam, yang dipicu oleh genangan air dan sanitasi yang tidak memadai, akibat lingkungan buruk yang disebabkan bencana banjir.

Kadis juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Tenggara, agar selalu menjaga kebersihan di lingkungannya dan juga memakai masker yang sudah dibagikan ke seluruh Puskesmas.

 

banner 325x300
Penulis: Angah SelianEditor: Winna Hutagaol